SIT CORDOVA

PERANAN ORANG TUA DALAM MOTIVASI BELAJAR ANAK DI RUMAH

PERANAN ORANG TUA DALAM MOTIVASI BELAJAR ANAK DI RUMAH

PERANAN ORANG TUA DALAM MOTIVASI BELAJAR ANAK DI RUMAH

Oleh : Abas, M.Pd,.M.Si

Pembina yayasan Harum (harapan umat)

Sebagian orang tua berpikir bahwa tugas gurulah untuk mengajar Akan tetapi kepercayaan semacam itu akan mendatangkan kerugian, baik untuk orang tua maupun untuk anak. Anak tidak berhenti belajar atau mulai belajar hanya ketika di sekolah. Mereka justru selalu terhubung dengan belajar ketika sedang berada di rumah, bermain bersama teman, dan berbagai pengaruh lainnya dari lingkungan. Dengan kata lain, proses belajar anak tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah saja.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Ronald Ferguson, bahwa hampir setengah pencapaian anak di sekolah dapat dikatakan dipengaruhi oleh faktor – faktor diluar sekolah, termasuk dukungan orang tua. Dukungan terpenting bahkan didapatkan anak dari orang tua yang bervariasi dari bertanggung jawab untuk memastikan anak tiba di sekolah tepat waktu, cukup makan pagi dan siap untuk belajar hingga menetapkan harapan yang tinggi untuk anak. Peran orang tua dalam motivasi belajar anak memang sangat besar dan dapat mempengaruhi efektivitas belajar anak dalam satu atau berbagai cara.

Pentingnya Dukungan Orang Tua Bagi Proses Belajar Anak
Sangat penting bagi orang tua untuk menjadi pengemudi dalam proses belajar anak, menyediakan bimbingan dan informasi di seluruh waktu agar anak – anak tetap berada dalam jalurnya dan tidak teralihkan dari potensi akademik mereka. Pentingnya keterlibatan orang tua dalam memotivasi proses belajar anak yaitu:

1. Menjadi panutan bagi anak

Di tahun pelajaran baru peran orang tua dalam motivasi belajar anak adalah sebagai guru pertama anak untuk melakukan berbagai hal. Misalnya mengeksplorasi alam, membaca bersama, memasak, dan belajar berhitung serta lain sebagainya. Ketika anak usia dini memasuki sekolah formal, tugas orang tua adalah untuk menunjukkan kepada anak bagaimana sekolah dapat menjadi perpanjangan dari proses belajar yang dimulai sejak di rumah bersama orang tua, dan bagaimana mengasyikkan serta berartinya tahap ini. Ketika anak usia dini bertumbuh menjadi anak usia sekolah dasar, orang tua akan menjadi pelatih atau panutan bagi anak dalam proses belajarnya. Melalui bimbingan dan petunjuk yang diberikan orang tua, anak akan belajar untuk mengatur waktu mereka dan mendukung minat anak untuk mempelajari hal – hal baru di dalam dan diluar sekolah.

2. Memperhatikan minat atau kesukaan anak

Salah satu hal terpenting yang bisa dilakukan orang tua adalah untuk memperhatikan anaknya dalam melakukan peran orang tua dalam motivasi belajar anak. Misalnya, mengenali apakah anak senang bicara ataukah ia anak yang pemalu, mengetahui apa yang menarik minat anak dan membantu anak mengeksplorasiny.

3. Terlibat dalam cara belajar anak

Banyak anak menggunakan kombinasi model belajar dan mempelajari suatu hal. Beberapa anak akan belajar secara visual melalui membuat dan melihat gambar – gambar, lainnya melalui pengalaman, seperti membangun menara balok atau bekerja dengan clay. Sebagian anak lainnya adalah pelajar auditory yang belajar melalui apa yang mereka dengar, dan mereka bisa saja memiliki cara belajar yang berbeda walaupun bersaudara. Dengan memperhatikan macam – macam gaya belajar anak, Anda mungkin saja mampu untuk menemukan minatnya dan mengetahui bagaimana cara menjelaskan satu topik pada anak. Konsep dasar belajar dalam psikologi pendidikan , macam – macam metode pembelajaran dan metode belajar dalam psikologi pendidikan juga akan memberi sedikit pandangan mengenai proses belajar anak.

4. Berlatih apa yang dipelajari anak di sekolah.

Para guru kerap mendorong orang tua untuk mengikuti perkembangan pelajaran anak dengan cara yang tidak menekan dan juga untuk berlatih apabila anak memerlukan bantuan. Hal ini tidak berarti memaksa anak untuk sukses, melainkan membantu anak dengan kesulitan yang mungkin dialaminya pada pelajaran sekolah. Ada waktunya orang tua akan meninjau kemajuan pelajaran anak di sekolah, tetapi tidak dengan cara pemaksaan atau tekanan melainkan dengan keterlibatan anak secara sukarela.

5. Menyediakan waktu untuk membaca bersama

Bacakan buku untuk anak dengan suara yang jelas, bahkan untuk anak anak yang lebih tua. Jika anak Anda kurang berminat dengan buku, membaca dengan suara keras akan menunjukkannya bagaimana struktur dan kosa kata dari bacaan yang bagus dan membuatnya makin berminat untuk membaca. Anda bisa membaca tiap bab bergantian dengan anak. Biarkan anak memilih buku yang disukainya. Buku berseri biasanya bagus untuk anak yang kurang gemar membaca.

6. Hubungkan pelajaran anak dengan dunia nyata

Peran orang tua dalam motivasi belajar anak adalah untuk menghubungkan pengetahuan yang didapat anak dengan dunia nyata. Jadikan belajar sebagai bagian dari pengalaman sehari hari anak khususnya jika itu berhubungan dengan pertanyaan pertanyaan yang diajukan anak. Misalnya ketika sedang memasak, Anda bisa melakukannya sambil menghitung bahan – bahan makanan bersama anak. Ketika sedang berada di dalam mobil, Anda bisa mengajak anak menghitung pohon, rumah, dan ban mobil yang ada di sepanjang jalan. Ketika cuaca sedang hujan atau panas, Anda bisa menjelaskan kepada anak bagaimana dan mengapa cuaca bisa terjadi. Lakukan komunikasi dua arah dengan anak, dengarkan pikiran – pikiran anak dan jangan menjejali anak dengan informasi terlalu banyak.

7. Hubungkan pelajaran anak dengan kondisi dunia

Temukan cara yang sesuai dengan usia anak untuk membantu anak terhubung dengan kejadian – kejadian yang ada di alam sekitarnya.

Demikian artikel yang kami tulis mudah mudahan para orang tua dapat memberikan semangat anak anak dalam.proses pembelajaran baik di sekolah maupun di Rumah.

PERAN TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN DI TENGAH PANDEMI COVID19

PERAN TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN DI TENGAH PANDEMI COVID19

PERAN TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN DI TENGAH PANDEMI COVID19

Oleh : Abas, M.Pd,.M.Si

Pandemi covid-19 ini mengakibatkan beberapa kegiatan sehari-hari sedikit terganggu, Menteri PAN_RB mengeluarkan surat edaran baru yang pada intinya menyatakan perpanjangan masa bekerja dari rumah (work from home) dan penyesuaian sistem kerja. Akan tetapi bukan berarti pelayanan publik ditiadakan, baik pelayanan publik terkait ruang lingkup barang, jasa, maupun administrasi dapat dilakukan secara online atau jika terdapat pelayanan manual harus melakukan pengecekan suhu pengguna layanan, menyediakan tempat cuci tangan atau handsanitizer dan menjaga jarak.

Hal tersebut juga berlaku bagi pendidikan, dengan dihapuskannya Ujian Nasional belajar di rumah melalui aplikasi tertentu, kuliah daring, bimbingan dan seminar daring merupakan contoh pelayanan bidang pendidikan yang mempercepat penerapan pendidikan era revolusi 4.0. Dari beberapa kasus di atas menuntut peran teknologi dalam bidang pendidikan di tengah pandemi covid-19, para tenaga pendidik dan peserta didik diharapkan dapat menyesuaikan diri dan memanfaatkan teknologi.

Pemberlakuan kebijakan social distancing atau physical distancing yang menjadi dasar pelaksanaan belajar dari rumah dengan pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang secara tiba-tiba, tidak heran membuat tenaga pendidik dan peserta didik kaget termasuk orang tua. Pembelajaran berbasis teknologi memang sudah diberlakukan dalam beberapa tahun terakhir dalam sistem pendidikan di Indonesia. Namun, pembelajaran daring yang berlangsung selama pandemi covid-19 membuat kaget hampir disemua lini, dari tingkat kab/ kota, provinsi , Karena banyak tenaga pendidik dan peserta didik maupun masyarakat yang belum siap menghadapi era revolusi 4.0, pembelajaran daring di tengah pandemi covid-19 ini seakan-akan memaksa semua manusia harus siap terhadap perkembangan teknologi saat ini. Jika dilihat dalam perspektif sosiologi, kebijakan ini merupakan langkah yang tepat dilakukan dalam kondisi seperti ini. Dalam ilmu sosiologi, interaksi sosial tidak hanya dapat dilakukan secara tatap muka saja akan tetapi dapat dilakukan melalui media cetak, teknologi atau media sosial.

Keberadaan teknologi saat ini dinilai sangat penting dalam kehidupan manusia sebagai penunjang dalam melakukan berbagai kegiatan baik dalam melakukan pekerjaan maupun dalam hal pendidikan. Tenaga pendidik dapat memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran atau perantara dalam menyampaikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik melalui beberapa aplikasi, seperti aplikasi zoom, spada, google classroom, google meeting atau dapat pula melalui whatsapp group. Dengan menggunakan media pembelajaran diatas tenaga pendidik dapat membuat penjelasan materi yang menarik dan tidak monoton. agar peserta didik tertarik dan tetap semangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar tersebut.

Akan tetapi banyak peserta didik yang mengeluhkan bahwa pembelajaran secara online dinilai kurang efektif karena para peserta didik dituntut belajar secara otodidak, banyak orang tua yang tidak bisa mengajari materi yang ada dibuku, dan hanya bisa membimbing putra-putrinya saja, terkendala oleh jaringan Web, teknologi yang kurang memadai, hingga sinyal.

Dari berbagai keluhan diatas dapat menjadi tantangan bagi para tenaga pendidik, bagaimana cara mereka tetap memberikan motivasi kepada peserta didik dalam melakukan pembelajaran online ini. Seorang tenaga pendidik harus mampu menginovasi dirinya dan peserta didik, dan guru harus mampu membangkitkan semangat motivasi peserta didik dengan penjelasan materi dan tugas yang berbeda dengan berbagai metode belajar yang menarik. Dengan pembelajaran online ini tenaga pendidik tidak boleh lupa akan tugasnya untuk tetap memberikan penjelasan materi kepada peserta didik dan tidak hanya memberikan tugas saja. Banyak dijumpai bahwa saat pembelajaran online ini guru hanya memberikan tugas saja tanpa memberikan penjelasan sebelumnya. Hal itulah yang membuat semangat belajar peserta didik menurun, karena mereka merasa terbebani oleh tugas yang di berikan oleh guru tanpa ada bimbingan.

Demikian artikel ini kami tulis semoga bermanfaat untuk anak anak kita dalam pemanfaatan teknologi .

PERANAN KEPALA SEKOLAH PADA SITUASI PANDEMIK COVID19

PERANAN KEPALA SEKOLAH PADA SITUASI PANDEMIK COVID19

PERANAN KEPALA SEKOLAH PADA SITUASI PANDEMIK COVID19.

Oleh : Abas, M.Pd,.M.Si.

Keberhasilan sekolah selama masa pandemi covid 19 ini sangat ditentukan oleh keberhasilan kepala sekolah dalam menjalankan peranan dan tufoksinya yang mencerminkan tanggung jawab dan wewenang dalam organisasi sekolah.

Disadari atau tidak bahwa terdapat tiga pihak yang sangat menentukan keberhasilan tujuan pendidikan yaitu kepala sekolah, guru dan pengawas . Kepala sekolah menjadi komponen yang sangat penting dalam mewujudkan dan mempertahankan mutu sekolah serta keterlaksanaan proses pembelajaran selama masa tanggap darurat ini.

Kepala sekolah dalam masa tanggap darurat ini dituntut untuk selalu inovatif, mampu memecahkan masalah, dan secara kolaboratif mampu menggerakkan ekosistem sekolah secara harmonis. Untuk memastikan kepala sekolah, guru dan orang tua bersinergi dalam masa tanggap darurat untuk menjamin proses pembelajaran itu tetap jalan maka fungsi coaching dan counselling sangat diperlukan.

Keberhasilan kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya di masa tanggap darurat ini banyak ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah tersebut. Kepemimpinan merupakan faktor yang sangat penting dalam menunjang tercapainya tujuan organisasi sekolah pun dalam kondisi darurat seperti sekarang ini.

Keberhasilan kepala sekolah dalam membina guru atau mengelola kegiatan sekolah dalam masa pandemi covid 19 ini sangat dibutuhkan dan kepemimpinan kepala sekolah itu harus hadir dalam bentuk inovasi dan kreativitas tanpa batas dan tanpa sekat.

Kepala sekolah harus mampu menggerakkan, membimbing dan mengarahkan guru secara tepat sehingga kegiatan pembelajaran dalam masa karantina ini dapat tetap berjalan dengan efektif.

Sekolah memiliki kewenangan, kewajiban dan tanggung jawab (accountability) dalam pengelolaan sekolah termasuk terselenggaranya proses belajar mengajar selama masa tanggap darurat Covid-19. Kepala sekolah harus tanggap terhadap kebutuhan masyarakat dengan memberikan layanan pendidikan yang sesuai kondisi yang terjadi.

Dalam situasi seperti sekarang ini, kepala sekolah harus memiliki kemampuan kepemimpinan untuk mengoptimalkan/ mendayagunakan seluruh komponen pendidikan dalam rangka menjamin terlaksananya proses pembelajaran secara efektif dengan suasana yang berbeda. Ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh kepala sekolah selama masa pandemi Covid-19 ini sebagai wujud kepemimpinan kepala sekolah tersebut.

Pertama, merancang kurikulum dan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi darurat bencana melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi.

Kedua, melakukan komunikasi multiarah untuk mensterilkan lingkungan sekolah agar terhindar dari wabah virus corona melalui upaya pembersihan dan penyemprotan disinfectant di lingkungan sekolah agar sekolah siap untuk digunakan pada waktunya.

Ketiga, kepala sekolah terus memantau atau memonitoring proses pembelajaran yang di laksanakan oleh guru selama di rumah .

Keempat, kepala sekolah mengevaluasi semua kegiatan proses pembelajaran yang di terapkan oleh guru .

Semoga bermanfaat untuk kepala sekolah dalam manajemen organisasi sekolah pada situasi pandemik Covid 19.

BAGAIMANA CARA MENGAJAK ANAK BERPUASA

BAGAIMANA CARA MENGAJAK ANAK BERPUASA

BAGAIMANA CARA MENGAJAK ANAK BERPUASA

Oleh : Abas.M.Pd.M.Si

Menginjak usia Empat tahun, anak-anak sebenarnya sudah boleh diperkenalkan dan di latih untuk berpuasa. Pada usia ini, anak biasanya senang mengamati apa yang dilakukan orang-orang di sekitarnya. Jika keluarga bersemangat dan bersukacita menyambut puasa, tanpa disuruh pun, anak akan ikut-ikutan melakukan puasa, meski ia belum sepenuhnya mengerti. Jadi, jika kita ingin mengajak anak untuk ikut berpuasa, hal pertama yang harus kita lakukan adalah menciptakan suasana yang asyik dan menyenangkan. Lalu, apa selanjutnya?

1. Jangan Memaksa.
Pada awal-awal bulan puasa, anak-anak mungkin akan sangat bersemangat ikut-ikutan berpuasa. Akan tetapi, beberapa hari kemudian, mereka mungkin sudah tidak tertarik untuk ikut berpuasa. Saat hal ini terjadi, jangan pernah memaksa si kecil. Kita harus ingat bahwa berpuasa bagi si kecil hanya sebagai pelajaran atau latihan saja, bukan kewajiban. Jika memang mereka tidak ingin melakukannya, hargai keputusannya. Dengan begitu, kita akan lebih mudah untuk memotivasinya untuk kembali berpuasa di tahun berikutnya.

2. Lakukan Secara Bertahap.
Jika orang dewasa harus berpuasa dari terbit subuh hingga magrib, anak-anak tidak harus melakukan hal yang sama. Bagaimanapun, di masa tumbuh kembang anak, mereka harus mendapatkan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembangnya. Berpuasa bagi si kecil adalah menunda waktu makan untuk satu sampai dua jam.

Pada tahap awal, kita bisa mengajarkan anak berpuasa secara bertahap. Misalnya, jika anak biasa sarapan pukul 07.00, kita bisa menundanya selama beberapa jam, misalnya pukul 09.00. Lakukan ini di tahun pertama anak puasa. Jangan lupa untuk memberikan pengertian tentang ibadah puasa dengan bahasa yang mudah dimengerti.

3. Berikan Pujian
Agar anak lebih semangat untuk melakukan puasa, jangan segan untuk memberikan pujian. Kita puji dengan kata kata kamu hebat nak sudah dapat menahan lapar . Sambil memuji, kita juga bisa memberikan pengertian tentang manfaat puasa. Meskipun anak belum sepenuhnya mengerti, pelajaran yang diberikan terus menerus akan masuk ke dalam alam bawah sadar anak.

4. Jadilah Contoh yang Baik.
Dalam mendidik anak, poin paling penting yang harus selalu kita ingat adalah jangan hanya memberitahu atau menyuruh saja, tetapi berikan contoh. Anak-anak adalah peniru yang andal. Mereka akan mudah meniru perbuatan seseorang daripada mendengarkan omongan orang. Ketika mengajarkan anak untuk puasa, kita pun harus memberikan contohnya. Begitupun ketika mengajari hal-hal yang lainnya.

5. Lakukanlah hal yang Sama di Ramadhan Berikutnya
Pada tahun-tahun berikutnya, Anda bisa melakukan hal yang sama untuk mengajari anak berpuasa. Bedanya, kini Anda bisa menambah level berpuasanya. Jika pada tahun pertama anak hanya bisa menahan lapar selama 1 jam. Tahun berikutnya tambah menjadi dua jam. Ajarkan juga ibadah-ibadah yang lain seperti mengaji dan shalat tarawih. Untuk menjaga agar nutrisinya terpenuhi, sajikan masakan yang sehat dan bergizi saat sahur dan berbuka puasa.

Demikianlah artikel yang sederhana ini kami sajikan . Mudah mudahan bermanfaat untuk keluarga kita. Amin.

Metode Belajar di Rumah Selama Covid-19

Metode Belajar di Rumah Selama Covid-19

Metode Belajar di Rumah Selama Covid-19

Oleh : Abas, M.Pd., M.Si

Pembina Yayasan Harapan Umat

Berada di rumah atau berdiam diri di rumah menjadi salah satu langkah yang dianggap ampuh dalam memutus mata rantai penyebaran Covid19. Sekain bekerja dan beribadah, pemerintah juga meminta agar kegiatan belajar mengajar para siswa dilakukan di rumah.

Di masa pencegahan penyebaran Covid-19, belajar di rumah menjadi solusi bagi para guru dan siswa untuk tetap melakukan kegiatan Belajar Mengajar. Dalam proses pembelajaran di rumah ada banyak hal yang harus dipersiapkan, baik bagi guru maupun bagi siswa.

Agar terlaksana dengan baik, guru harus menyusun dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar, sementara siswa belajar mandiri mengikuti apa yang telah disusun dan diarahkan oleh guru.

Apa arti Belajar di Rumah?
Belajar di rumah merupakan pendekatan belajar untuk melaksanakan kegiatan proses pembelajaran jarak jauh atau daring secara online. Dengan kegiatan ini PBM tetap terlaksana, guru menyusun dan melaksanakan PBM, dan siswa belajar mandiri mengikuti arahan dari guru dengan daring.

Belajar di rumah berarti:
1. Guru dan siswa tetap dapat berinteraksi satu sama lain.
2. Bahan ajar disajikan berbentuk digital.
3. Tugas dari guru diberikan secara online, begitu juga umpan balik atau diskusi kelas.
4. Siswa mengerjakan tugas secara mandiri sesuai arahan guru.

Apa saja yang harus dipersiapkan?
Belajar secara online tentunya membutuhkan akses koneksi internet. Guru harus membuat rencana pembelajaran dan menyediakan bahan ajar secara digital untuk kemudian diupload agar dapat dibaca oleh siswa.

Keberhasilan guru dalam melaksanakan pembelajaran secara daring pada situasi Covid-19 adalah kemampuan guru dalam berinteraksi, merancang, memilih materi, dan metode pembelajaran serta aplikasi yang sesuai dengan materi dan metode yang diterapkan dalam pembelajaran.

Dengan demikian, kreatifitas dan inovasi seorang guru merupakan kunci sukses keberhasilan dalam memilih metode pembelajaran, sehingga dapat memotivasi siswanya untuk tetap semangat dalam belajar secara online.

Dan yang tidak kalah penting, guru harus bisa menjadi sosok yang menyenangkan dalam proses pembelajaran online. Materi dan metode harus benar-benar dibuat sedemikan rupa agar tidak menjadi beban psikis bagi siswa.

Semoga belajar di rumah tidak kalah bermanfaat dan berkualitas di banding belajar di sekolah, mengingat waktu yang paling leluasa adalah di rumah.

Guruku Idolaku

Guruku Idolaku

Guruku Idolaku

Oleh : Abas.M.Pd.M.Si

Sosok guru yang kita kenal dibenak kita selama ini adalah idola bagi kita semua. hal ini bisa di buktikan dengan menirukan gaya guru kita tersebut atau kalau tidak yakni dengan melakukan segala sesuatu apa yang di perintahkan oleh guru kita .ketika guru kita memerintahkan kita untuk membawa bekal ke sekolah,mencuci tangan sehabis makan , pasti kita laksanakan apa yang di perintahkan oleh guru.

Ada pepatah yang mengatakan
bahwa Guru itu di gugu dan di tiru. Artinya seorang yang di perhatikan dan di tiru setiap gerak-geriknya .oleh sebab itu kita sebagai guru di tuntut memberikan teladan yang baik bagi anak didik kita.

Seorang guru yang menjadi idola bagi muridnya harus mencermikan sikap yang baik.seperti halnya sikap jujur dan sabar.kedua sikap tersebut sangatlah penting bagi tumbuh kembang anak didik kita.ketika anak di ajarkan sikap tersebut sejak dini dimana daya ingatnya masih kuat dan dapat menerima segala sesuatu dengan mudah maka hal tersebut akan terbawa sampai anak tersebut dewasa kelak.

Perlu di ketahui bahwa untuk memiliki sikap sabar itu tidaklah mudah. sebagai seorang guru kita di tuntut untuk ekstra sabar dalam menghadapi tingkah anak-anak yang belum mengerti mana yang baik dan buruk untuk dirinya sendiri,kita juga harus memiliki sikap lemah lembut ,sikap tersebut tidak bisa di pisahkan dengan sikap sabar.kedua sikap tersebut saling berhubungan satu sama lainnya.

Pada anak usia dini,anak tidak dapat menerima segala sesuatu dengan kekerasan,ketika memerintahkan seorang anak kita tidak boleh membentak anak tersebut begitu pula ketika anak tersebut bisa di kategorikan anak yang kurang baik .tugas kita sebagai guru dalam menghadapi kenakalan anak tersebut yakni dengan besikap lemah lembut dan bersabar,kita lakukan pendekatan secara halus dan memberikan pengertian pada anak tersebut.

Terkadang ada anggapan salah,bahwa seorang yang sabar itu ialah orang yang tidak bisa tegas dalam memutuskan suatu perkara.hal ini perlu kita luruskan bahwa seorang yang sabar bukanlah orang yang tidak tegas.seperti contoh ketika anak didik kita ramai dan kita sudah memperingati beberapa kali namun anak tersebut tetap ramai maka tindakan yang dapat kita lakukan yakni dengan memanggil anak tersebut ke depan kelas dan megajak anak tersebut untuk ikut serta dalam memberikan materi untuk teman-temannya seperti membaca cerita atau bernyanyi bersama.hal sederhana ini juga dapat kita praktekan di dalam kelas.

Sikap yang kedua yaitu sikap jujur.sejak dini kita harus membiasakan anak didik kita untuk memiliki siap jujur.sikap ini sangatlah penting bagi kehidupan anak kita kedepannya.hal sederhana yang dapat kita lakukan yaitu ketika ada anak yang kehilangan sesuatu seperti buku gambar contohnya maka kita harus bertanya kepada seluruh anak apakah ada yang mengetahui tersebut ketika ada anak yang ketahuan mengambil atau menyembunyikannya maka kita harus memberi tau bahwa hal tersebut tidak boleh,kita harus jujur dan tidak boleh berbohong.

Jadi,sebagai idola anak-anak kita harus memberikan suatu teladan yang baik.dan juga bisa pengaruh baik juga bagi perkembangan anak kedepannya.

Sebagai guru adalah
Panutan
Contoh
Suritauladan
Memberikan inspiratif
Memberikan motivasi
Memberikan semangat
Untuk siswanya….

Menjadi Kepala Sekolah Inspiratif

Menjadi Kepala Sekolah Inspiratif

MENJADI KEPALA SEKOLAH INSPIRATIF

Oleh: Abas.M.Pd.M.Si

Berbicara tentang performance Kepala Sekolah bukan sesuatu yang mudah dan di remehkan artinya secara moril banyak sekali hal yang harus dipertanggungjawabkan baik dihadapan Allah SWT Tuhan YME, dihadapan Orang tua siswa, dihadapan guru, dan dihadapan atasan Kepala Sekolah mulai Pengawas, Penmad Kemenag Tangsel.

Menjadi seorang kepala sekolah bukan hanya cerdas tetapi lebih kepada keteladanan dalam bersikap dan bertutur kata yang terwujud dalam tindakan. Dalam konsep kepemimpinan pembelajaran Kepala Sekolah sebagai seorang leader dan manajer harus mampu memberdayakan potensi yang dimiliki lembaganya agar tercipta proses pembelajaran yang berkualitas dan profesional.

Dalam konsep pembelajaran yang berkualitas didalamnya terdapat beberapa komponen yang dikenal dengan nama istilah “MIKIR “yaitu

M= Mengalami ( Didalam pembelajaran siswa langsung ikut mengalami tema pembelajaran)

I = Interaksi ( Tercipta interaksi yang baik antara siswa dengan siswa dalam proses diskusi, debat, dalam kelompok, antara guru dengan siswa antara guru dengan guru)

K= Komunikasi ( Siswa dapat mengkomunikasikan hasil pekerjaanya atau dapat mempresentasikan )

R= Refleksi agar siswa memahami pembelajaran tersebut bermanfaat bagi dirinya dan bagi lingkungannya.

Kembali saya merefleksi diri ditengah padatnya konsep yang harus dipahami oleh leader yang juga manajer.

Sebagai seorang kepala sekolah tidak hanya memerintah guru untuk melaksanakan program sekolah tetapi seorang kepala sekolah adalah figur keteladanan bagi guru dan siswa.

Beberapa Kata Kunci yang harus dipegang oleh Kepala Sekolah adalah:

1. Kepala Sekolah harus goal dan mempunyai harapan yang jelas

2.Kepala Sekolah harus cerdas menggunakan segala sumber daya dan kekuatan disekitar.

3.Kepala Sekolah adalah Pemimpin Pembelajaran untuk menjadikan lebih berkualitas

4.Kepala Sekolah adalah teladan pembelajaran bagi sekolahnya

5.Kepala sekolah wajib menciptakan lingkungan aman, hijau, rindang, asri dan tertata rapi

Dari sekian kata kunci tersebut saya hubungkan dengan ilmu yang saya dapatkan didalam kegiatan One Year Supercamp, pesan dari Prof Ibrahim yang menancap kuat dalam diri saya hanya satu ” Kepala Sekolah harus berani membuat perubahan” inilah yang disebut Kepala Sekolah yang Visioner memiliki visi atau mimpi yang jelas bukan hanya menghayal. Mempunyai strategi yang cerdas dalam menyikapi kebutuhan sekolah ,yang berin Integratif tinggi.

Walaupun tantangan menjadi Kepala Sekolah adalah bagian dari cerita emas dalam kehidupan kepala sekolah namun menjadi kepala sekolah adalah amanah dan anugrah.

Seorang Kepala Sekolah harus mampu menjadi pemimpin yang dapat membangun orang lain menjadi pembelajar atau mempengaruhi orang lain. Sehebat apapun Kepala Sekolah tanpa dapat membawa nama sekolah berprestasi adalah naif dan zero. Kepala Sekolah yang hebat adalah Kepala Sekolah yang dapat menjadi motivator dan mempengaruhi serta memberdayakan orang lain. Bukan untuk dirinya sendiri.Dapat menjadi inspirasi dan virus bagi yang lainnya bukan untuk dirinya sendiri.”the principal may influence others”

Maka Selamat berjuang untuk menjadi Kepala Sekolah Sejati Kepala Sekolah yang hebatz adalah pemimpin pembelajaran yang hebat bagi sekolahnya. semangat.

Mudah mudahan tulisan saya Ibu kepsek hebat dan keren dapat terinsfiratif untuk kemajuan sekolah mading masing tempat ibu kepsek bertugas.

Apa sih Covid-19 itu?

Apa sih Covid-19 itu?

Abas.M.Pd. M.Si
Pembina yysn Harum

 

APA SIH COVID 19

Masih di rumah…..
WFH. Adalah work from home .bekerja di rumah.
WFH. Adalah worship from home . Beribadah dari rumah .
WFH bukan kerja senaknya saja atau asal asalan karena tidak ada yang memantau secara langsung. Tetapi kita hendaknya berusaha. Berupaya. Beriktiar bekerja dan berkarya lebih berkualitas dan profesional untuk menghasilkan output yang terbaik dan menggapai ridho Allah semata.
Inilah yang menjadi motivasi dari peristiwa merebaknya wabah corona yang kita kenal Covid 19 bahwa kita harus berdiam di rumah. Harus bekerja di rumah.
Karena virus corona secara cepat dan merambat menularkan orang sekitar bahkan virus ini sudah mewabah secara internasional. Betapa sangat dahsyat dan membahayakan bahkan mematikan dari virus corona . Oleh sebab itu marillah kita beristigfar dan berdoa kepada Allah agar terhindar dari virus corona ini. Amin.
Ada beberapa hikmah yang bisa kita petik pelajaran dari covid 19 antara lain sbb.

A. Pertama, Covid-19, menyadarkan kita semua pada keabsolutan kekuasaan Allah Swt. Semua makhluk berada dalam genggaman-Nya dan tadbir-Nya. Tidak ada satu pun makhluk/manusia yang bisa melawan takdir dan ketentuan Nya.

Karena itu, manusia tidak boleh sombong dan takabbur dengan kekuasaan yang digenggamnya, dengan ilmu pengetahuan yang dikuasainya, dan dengan harta yang dimilikinya.

B. Kedua, Allah Swt telah menurunkan syariat-Nya melalui para Rasul-Nya, untuk ditaati dan diikuti dan diimplementasikan dalam seluruh tatanan kehidupan, agar manusia hidup nya bahagia dan sejahtera dunia dan akhirat.

C.Ketiga, pengingkaran manusia, baik secara individu maupun kolektif, apalagi disertai mempermainkan ajaran-Nya, hanyalah akan mengundang kesulitan dan malapetaka dalam kehidupan ini.

D.Keempat, Covid-19, mengajarkan kepada kita pola hidup yang sehat, makanan yang halal dan bersih, jasmani ruhani yang bersih, rumah tempat tinggal yang bersih, tempat ibadah (masjid) yang bersih dan terjaga dengan baik.

E.kelima, Covid-19, mengajarkan kepada kita tentang pentingnya memperkuat kesadaran untuk mencari ilmu melalui literasi. karena ternyata walaupun sekarang kita berada di era kemajuan science dan teknologi (seperti dunia kesehatan dan kedokteran) ternyata virus corona belum ditemukan obatnya.

Inilah beberapa hikmah yang kami dapat tuliskan dalam artikel ini semoga kita terhindar dari virus ini dan Allah selalu menerima doa doa kita . Semoga kita sehat wal afiat..

Piket Kebersihan Smpit Cordova

Piket Kebersihan Smpit Cordova

Kegiatan ini adalah kegiatan Piket Kebersihan Lingkungan Sekolah, dilakukan 5 menit setelah istirahat dan dijadwalkan perkelas.
Kegiatan ini bertujuan untuk bersama menciptakan dan menjaga lingkungan Sekolah agar tetap bersih dan rapi