Metode Belajar di Rumah Selama Covid-19

/ / Artikel

Metode Belajar di Rumah Selama Covid-19

Oleh : Abas, M.Pd., M.Si

Pembina Yayasan Harapan Umat

Berada di rumah atau berdiam diri di rumah menjadi salah satu langkah yang dianggap ampuh dalam memutus mata rantai penyebaran Covid19. Sekain bekerja dan beribadah, pemerintah juga meminta agar kegiatan belajar mengajar para siswa dilakukan di rumah.

Di masa pencegahan penyebaran Covid-19, belajar di rumah menjadi solusi bagi para guru dan siswa untuk tetap melakukan kegiatan Belajar Mengajar. Dalam proses pembelajaran di rumah ada banyak hal yang harus dipersiapkan, baik bagi guru maupun bagi siswa.

Agar terlaksana dengan baik, guru harus menyusun dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar, sementara siswa belajar mandiri mengikuti apa yang telah disusun dan diarahkan oleh guru.

Apa arti Belajar di Rumah?
Belajar di rumah merupakan pendekatan belajar untuk melaksanakan kegiatan proses pembelajaran jarak jauh atau daring secara online. Dengan kegiatan ini PBM tetap terlaksana, guru menyusun dan melaksanakan PBM, dan siswa belajar mandiri mengikuti arahan dari guru dengan daring.

Belajar di rumah berarti:
1. Guru dan siswa tetap dapat berinteraksi satu sama lain.
2. Bahan ajar disajikan berbentuk digital.
3. Tugas dari guru diberikan secara online, begitu juga umpan balik atau diskusi kelas.
4. Siswa mengerjakan tugas secara mandiri sesuai arahan guru.

Apa saja yang harus dipersiapkan?
Belajar secara online tentunya membutuhkan akses koneksi internet. Guru harus membuat rencana pembelajaran dan menyediakan bahan ajar secara digital untuk kemudian diupload agar dapat dibaca oleh siswa.

Keberhasilan guru dalam melaksanakan pembelajaran secara daring pada situasi Covid-19 adalah kemampuan guru dalam berinteraksi, merancang, memilih materi, dan metode pembelajaran serta aplikasi yang sesuai dengan materi dan metode yang diterapkan dalam pembelajaran.

Dengan demikian, kreatifitas dan inovasi seorang guru merupakan kunci sukses keberhasilan dalam memilih metode pembelajaran, sehingga dapat memotivasi siswanya untuk tetap semangat dalam belajar secara online.

Dan yang tidak kalah penting, guru harus bisa menjadi sosok yang menyenangkan dalam proses pembelajaran online. Materi dan metode harus benar-benar dibuat sedemikan rupa agar tidak menjadi beban psikis bagi siswa.

Semoga belajar di rumah tidak kalah bermanfaat dan berkualitas di banding belajar di sekolah, mengingat waktu yang paling leluasa adalah di rumah.

TOP